

Lahat, 27 Juli 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) YPI Lahat bersama Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang memperkuat kerja sama akademik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Aula Kampus STIT YPI Lahat.
Kegiatan tersebut mengangkat tema "Transformasi Literasi Akademik Islam: Menghidupkan Kembali Kontribusi Islamic Studies dalam Pendidikan Agama Islam." Agenda ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antara STIT YPI Lahat dan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan keilmuan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Acara dihadiri oleh Ketua STIT YPI Lahat, Drs. H. Taufik Sakni, M.Pd.I., beserta jajaran pimpinan, dosen, dan sivitas akademika STIT YPI Lahat. Turut hadir Wakil Direktur Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Muhammad Torik, Lc., M.A., yang mewakili Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang dalam penguatan kerja sama antarperguruan tinggi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STIT YPI Lahat dan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam. Kerja sama ini mencakup pengembangan kegiatan akademik, kolaborasi penelitian, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pertukaran wawasan keilmuan, serta berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Ketua STIT YPI Lahat, Drs. H. Taufik Sakni, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik dan meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan STIT YPI Lahat.
"Melalui kerja sama dengan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang ini, kami berharap dapat memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," ungkap Drs. H. Taufik Sakni, M.Pd.I.
Sementara itu, Wakil Direktur Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Muhammad Torik, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi Islam menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem akademik yang saling mendukung dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan Islam.
Setelah agenda penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dengan menghadirkan Dr. Muhammad Noupal, S.Ag., M.Ag. sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi mengenai "Transformasi Literasi Akademik Islam: Menghidupkan Kembali Kontribusi Islamic Studies dalam Pendidikan Agama Islam."
Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Noupal menjelaskan bahwa literasi akademik Islam memiliki peran penting dalam membangun tradisi keilmuan yang kuat di lingkungan pendidikan Islam. Menurutnya, kajian Islamic Studies harus terus dikembangkan agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.


Beliau juga menekankan bahwa pendidikan agama Islam perlu didukung oleh kemampuan akademik yang kritis, kreatif, dan kontekstual sehingga mampu melahirkan generasi yang memiliki pemahaman keislaman yang mendalam serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berlangsung dengan penuh antusias dan interaktif. Para peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, serta Staff mengikuti penyampaian materi dan sesi diskusi dengan aktif. Berbagai gagasan dan pengalaman terkait penguatan literasi akademik Islam menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Melalui penandatanganan MoU dan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini, STIT YPI Lahat dan Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang menegaskan komitmen bersama untuk terus membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan Islam. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu akademik, pengembangan penelitian, serta kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.



0 Comments